Thursday, September 8, 2016

Mengintip Goa Kelelawar Ditengah Lautan

Gambar Doc. R.U

Sebenarnya goa kelelawar hanyalah retakan dari tebing tinggi yang membentuk celah dikedua sisi. Jalan masuknya pun tidak terlalu besar dan luas karena dari salah satu sisi, pengunjung bisa melihat pemandangan yang berada disisi lainnya dengan jelas. 

Dan keberadaan goa kelelawar ini belum terlalu akrab di telinga para penikmat wisata. Sebab lokasi wisata ini berada ditengah laut yang hanya bisa dikunjungi saat air laut sudah surut. Waktu yang dibutuhkan untuk tiba di lokasi ini adalah ± sekitar 1 jam perjalanan jika datang dari kota Mataram. 

Sedangkan dari wilayah kota Selong membutuhkan waktu ± 1,5 hingga 2 jam perjalanan menuju pantai Aan ataupun pantai batu payung yang berada di desa Gerupuk, kabupaten Lombok Tengah. Karena lokasinya tidak jauh dari kedua kawasan pantai tersebut,  tepatnya bersebelahan dengan destinasi wisata pantai batu payung dan persis menghadap laut lepas karena berada diujung terluar garis pantai.

Para pengunjung yang hendak mengunjungi goa tersebut bisa langsung melalui jalur yang sama ketika berkunjung ke pantai batu payung. Tetapi perlu menunggu air laut surut terlebih dahulu, supaya bisa berjalan dengan leluasa sekitar 500 meter diatas bebatuan karang yang berserakan disekitar lokasi menuju goa kelelawar. 

Tetapi jika memilih rute dari pantai batu kotak ataupun bukit merese, maka pengunjung membutuhkan waktu sekitar 15 menit menyebrangi lautan dengan menyewa jasa perahu nelayan yang banyak disewakan disekitar bibir pantai Aan. Tarif penyebrangannya pun ber-variasi (mulai Rp.15.000,00 hingga Rp.25.000,00 per orang), tergantung banyaknya rombongan serta kemampuan pengunjung menawar ongkos penyebrangan dengan batas waktu satu jam atau sesuai kesepakatan antara pengunjung dengan pemilik perahu. Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke Goa Kelelawar adalah saat air laut mulai surut, atau sore hari menjelang sunset. 

Selama menjejakkan kaki diantara karang yang tersebar sebelum mencapai lokasi goa, para pengunjung harus senantiasa berhati-hati dan tetap menggunakan alas kaki karena banyak duri landak, bintang laut¸teripang dan ikan-ikan kecil yang terjebak disana. 

Kemudian jika memutuskan untuk masuk ke dalam goa tersebut pengunjung hendaknya berhati-hati, karena sisa genangan air laut saat masih pasang menjadikan bebatuan yang ada didalam goa menjadi cukup licin. Dan sebutan goa kelelawar memang sangat tepat, mengingat banyaknya kelelawar yang bergelantungan di atap goa.

Selain goa kelelawar, pengunjung juga akan dibuat berdecak kagum oleh barisan karang yang seolah menyembul dari dalam laut dan membentuk sebuah pola luar biasa yang tidak akan bisa ditemukan saat air laut sedang pasang. Sementara bagi pengunjung yang hobi menjejak ketinggian, puncak tebing yang berada tepat diatas goa kelelawar layak untuk didaki.

Seorang INTROVERT yang Menyukai Dunia Blogging Di akhir tahun 2015 samapi dengan sekarang, yang sedang Belajar  Mengenal Dunia Blogging dan Harapan Ingin Menjadi Seorang "Blogger Profesional & Blogger Preneur". (23/8 bangoji.net)

Silahkan Berikan Komentar Relevan Untuk Artikel Ini
¤ Tidak Nyepam
¤ Tidak Promosi
¤ Tidak Menyematkan Link Aktif

Akan dihapus Spam, Promosi dan Link Aktif

*Diperbolehkan Untuk Diskusi dan Sharing Dikolom Komentar
EmoticonEmoticon