Tuesday, November 21, 2017

Tips Menjadi Investor Properti dengan Modal Irit


Prospek bisnis properti di Indonesia saat ini banyak menguntungkan berbagai pihak jika benar-benar dimanfaatkan secara cermat dan tepat. besarnya prospek bisnis properti saat ini, bisa dinikmati juga oleh orang yang ingin berinvestasi di bidang properti tetapi tidak memiliki modal besar

Memiliki rumah adalah impian semua orang yang telah berumah tangga. Karena segala sesuatu berawal dari rumah. Ketenangan dan curahan kasih sayang tidak bisa didapatkan selain dari rumah dan keluarga sendiri. Oleh karenanya, wajar jika rumah merupakan kebutuhan primer yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. 

Walaupun demikian, belum semua orang memiliki kesempatan untuk memiliki rumah sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal tersebut, orang banyak mencarikan solusinya dengan cara menyewa, meminjam, atau masih bergabung dengan orang tua atau anggota keluarga yang lain. 

Untung saja, saat ini pemerintah mulai mencarikan solusi agar orang-orang dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah dapat memiliki rumah sendiri. Salah satu caranya yaitu dengan menurunkan suku bunga BI, memberikan tunjangan rumah, hingga memberikan keringanan kredit untuk kepemilikan rumah. Dari ketiga kebijakan pemerintah tersebut, membuka peluang besar prospek bisnis properti baik untuk investor lokal maupun asing.

Nah besarnya prospek bisnis properti saat ini, bisa dinikmati juga oleh orang yang ingin berinvestasi di bidang properti tetapi tidak memiliki modal besar. Misalnya saja seseorang yang sudah memiliki tempat tinggal yang didapatkan tanpa menggunakan jatah tunjangan perumahan dari pemerintah dapat mengajukan kepemilikan rumah lewat KPR. Berikut adalah tips mencari rumah di kawasan perumahan.
  • Pilihlah perumahan di sebuah kota besar, walaupun dengan tipe RSS (Rumah Sangat Sederhana)
  • Benahi rumah tersebut hingga layak huni dan bersih.
  • Kontrakan rumah tersebut baik secara bulanan atau tahunan. Jika bulanan, minimal uang kontrakan tersebut bisa menutupi biaya angsuran tiap bulan. Dan jika biaya angsuran tiap bulan sudah bisa dibayar dari sumber lain, sewakan tahunan dan uangnya dianggarkan untuk biaya renovasi rumah tersebut agar lebih bagus sehingga dapat menaikkan harga sewanya.
Demikianlah cara berinvestasi di bidang properti yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki penghasilan pas-pasan. Jadi, prospek bisnis properti di Indonesia saat ini banyak menguntungkan berbagai pihak jika benar-benar dimanfaatkan secara cermat dan tepat.

Thursday, November 2, 2017

Isi Token Listrik Gagal Terus? Ini Kemungkinan Alasannya!




Listrik telah menjadi kebutuhan untuk semua orang saat ini. Tentu hal ini tak lepas dari ketersediaan teknologi di semua barang sehingga membutuhkan daya listrik sebagai sumbernya. Mengingat kebutuhan listrik makin meningkat, PLN pun menyediakan cara untuk bisa lebih menjadikan masyarakat lebih peduli akan penghematan listrik dengan menyediakan sistem listrik pra bayar yang sistemnya seperti membeli pulsa telepon. Hal ini ternyata cukup efektif membuat masyarakat lebih hemat dalam penggunaan listrik bulanannya karena ketika isi token listrik bisa terpantau seberapa daya yang sudah dihabiskannya.

Saat ini pengguna listrik pra bayar juga sudah tidak perlu dibingungkan dengan pembelian token listrik ini karena sudah banyak sekali lokasi yang menyediakannya mulai dari konter, gerai, minimarket, bank dan kantor pos. Ingin lebih mudah lagi dalam membeli token listrik? Anda pun bisa mendapatkannya dari situs belanja online yang kini sudah banyak menyediakannya sehingga tanpa perlu keluar rumah pun Anda bisa mengisi ulang listrik di rumah.

Namun terkadang dalam proses isi token listrik ini kerapkali ditemukan kegagalan sehingga membingungkan penggunanya. Sebetulnya apa yang menyebabkan kegagalan saat isi listrik ini? berikut ini beberapa kemungkinannya:

  1. Server sedang bermasalah
Bukan rusak, namun mungkin server pusat memang sedang bermasalah sehingga mengakibatkan kegagalan terus menerus pada pengisiannya. Untuk bisa mengatasi masalah ini, mau tidak mau Anda harus menunggu agar server bisa kembali dengan normal. Terkadang kesalahan juga ada pada kesalahan ID meter dimana ketika Anda salah saat order juga bisa mengakibatkan tidak bisa masuknya pulsa listrik. Untuk itu pembelian pulsa listrik haruslah tepat.

  1. Pemasangan instalasi tidak tepat
Bukan melulu kesalahan pengguna listrik, namun bisa juga hal ini diakibatkan dari pemasangan instalasi listriknya yang tidak benar dan asal. Selain bisa menyebabkan kegagalan, hal ini pun mampu menimbulkanresikoberupakorsleting. Jika Anda merasa mengalami hal ini, jangan sungkan untuk segera menghubungi petugas PLN sehingga mereka bisa membetulkan instalasinya.

  1. Masalah di meter pra bayar
Kemungkinan kesalahan selanjutnya adalah pada meter pra bayar. Apabila Anda melihat tulisan Cancel, Periksa, TanganDadah, Blocked atau logo relay lepas, maka segera hubungi PLN melalui nomor 123 dan menjelaskan kondisi yang dialami sehingga PLN bisa membantu memberi solusi.

  1. Salah memasukkan token
Kesalahan yang satu ini adalah kesalahan yang paling umum dilakukan sehingga menjadikan kegagalan ketika isi ulang. Oleh karena itu jangan terburu-buru memasukkannya karena jika Anda salah sampai 3 kali, makaakanterblockedotomatissehinggaAnda pun rugi. Berhati-hatilah ketika memasukkan nomor token listrik sehingga terhindar dari block.

  1. KWh over limit
Apabila dalam sebulan Anda memasukkan jumlah daya yang lebih dari batas maksimalnya, maka hal ini pun bisa mengakibatkan gagalnya token listrik untuk masuk. Oleh karena itu pahami kebutuhan dan gunakan listrik dengan bijak.

Itulah beberapa alasan mengapa ketika isitoken listrik selalu gagal. Mungkin Anda pernah mengalami satu atau dua hal, atau bahkan semua pengalaman kegagalan isi pulsa listrik tersebut. 

Tidak perlu panik karena jika memang mengalami demikian, maka lebih baik langsung menghubungi petugas PLN ke nomor pengaduan 123 dan jelaskan kondisinya. 

Dengan begitu PLN akan bisa membantu Anda segera dengan datang ke rumah dan melakukan pengecekan pada meteran listrik yang Anda punya.

Saturday, October 28, 2017

Film My Generation : Nilai Keberagaman dan Pesan Positif Untuk Orang Tua dan Anak Remaja

Kembali lagi dengan Bang oji dengan keadaan yang jauh ketertinggalan dalam berbagi artikel, pada kesempatan ini saya akan membahas sedikit ulasan mengenai "Nilai Keberagaman dan Pesan Positif Untuk Orang Tua dan Anak Remaja dalam Film My Generation".

Orang tua pun pernah muda. Tapi bukan berarti orang tua boleh saja memberi kebebasan sepenuhnya kepada anak remajanya. Sebaliknya, gak sewajarnya anak dikekang dengan sebegitu membelenggunya. 

Pelajaran yang begitu menyentil saya sebagai seorang ibu dengan anak yang kian beranjak meninggalkan masa kanak-kanak. Pelajaran yang tidak ditemui di bangku sekolah mana pun. 

Pelajaran ini wara wiri di timeline social media saya setidaknya beberapa pekan terakhir ini. Ternyata yang dibahas adalah tentang film My Generation, film remaja yang akan tayang di bioskop, menghadirkan kisah persahabatan empat orang remaja yang hidup di era millenial.

Yuk Kita Kenali Film My Genration 


Film By Ufi

Ufi adalah sutradara sekaligus penulis naskah film yang sudah lama berkecimpung dalam dunia perfilman Dari sutradara film Realita, Cinta & Rock n Roll (2006), Radit & Jani (2008), Serigala Terakhir (2009), Red Cobex (2010), My Stupid Boss (2016).  Dan sekarang ufi akan menayangkan sebuah film yang bergenre anak muda/remaja dan akan serempakan tayang pada tanggal 9 November 2017 di seluruh bioskop kesayanagan Anda.

Menurut Upi ketertarikannya menuangkan drama remaja zaman sekarang dalam kisah layar lebar adalah untuk memperlihatkan realita.  "Tak dipungkiri bergesernya gaya hidup modern akibat era digital melahirkan generasi millenials dengan karakter-karakter yang unik. Permasalahan yang dihadapi oleh generasi ini pun cukup komplek dan menarik untuk diangkat.



Production By Ifisinema

IFI Sinema Setelah film ‘Pertaruhan’ yang akan diputar serentak di bioskop Tanah Air awal Februari mendatang, IFI Sinema yang telah berkiprah di industri film Tanah Air sejak tahun 2007 dengan film-filmnya antara lain ‘Coklat Stroberi’, ‘Radit dan Jani’, ‘3 Doa 3 Cinta’, ‘Serigala Terakhir’ dan ‘Mika’, kini segera memproduksi film terbarunya yang bergenre drama remaja berjudul ‘My Generation’. Sebuah film arahan sutradara Upi yang mengisahkan persahabatan empat anak SMA yang penuh warna dan menantang bak rollercoaster yang sangat akrab dan mewakili dengan kehidupan remaja yang kritis di era millenial sekarang ini.

Sebagai bentuk keseriusan IFI Sinema dan Upi dalam memotret dunia remaja menghadirkan 4 pemain yang benar-benar baru di belantika perfilman. Empat pemain belia ini diharapkan dapat mewakili berbagai karakter remaja millenials sekaliguas menyuarakan hati dan pikiran remaja.

Mereka adalah Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, dan Lutesha. Film "My Generation" juga menyandingkan mereka dengan para pemain senior seperti Tyo Pakusadewo, Ira Wibowo, Surya Saputra, Joko Anwar, Indah Kalalo, Karina Suwandhi, dan Aida Nurmala.

Zeke, Konji, Suki dan Orly. Potret 4 anak muda yang merasa orang tua selalu bener. Guru selalu bener. Dan mereka selalu merasa menjadi pihak yang disalahkan. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Merasa diri paling benar, merasa harus dimengerti. Hasrat ingin tau yang tinggi, tentunya gak jarang remaja bikin kesalahan.
Kebahagiaan dinilai dari kebebasan. Mereka merasa berhak sepenuhnya untuk dunia yang mereka punya. Jika ada hal yang tidak mendukung, udah kayak kiamat bagi mereka. Merasa orang tua gak mau mengerti. Merasa punya orang tua paling galak. Merasa diri sendiri paling gak bahagia.

Berikut keempat karakter pemain film my generation yang berbedanamun mereka tetap memiliki kekompakan dalam persahabatnya.



Zeke (Bryan Langelo)


Seorang pemuda rebellious tapi juga easy going dan sangat loyal pada sahabat-sahabatnya. Ternyata ia memendam masalah yg sangat besar & menyimpan luka dalam di hatinya. Zeke merasa kedua orang tuanya tidak mencintai dan tidak menginginkan keberadaannya sebagai anak sejak kecelakaan yang menimpa adiknya. 

Untuk menyembuhkan luka yg dipendamnya, Zeke harus berani mengonfrontasi orang tuanya dan membuka pintu komunikasi yang selama ini terputus di antara mereka.



Konji (Arya Vasco)

Seorang pemuda polos dan naif, tengah mengalami dilema dengan masa pubertas. Ia merasa ditekan oleh aturan orang tuanya yang sangat kolot dan overprotective. Hingga ada satu peristiwa yang membuatnya syok. 

Hal itu membuat kepercayaannya pada orang tuanya hilang. Konji balik mempertanyakan moralitas orang tuanya yang sangat kontradiktif dengan semua peraturan yang mereka tuntut pada Konji.



Orly (Alexandra Kosasie)

Seorang anak perempuan yang kritis, pintar, dan berprinsip. Ia sedang dalam masa pemberontakan akan kesetaraan gender dan hal-hal lain yg "melabeli" kaum perempuan. Salah satunya tentang keperawanan. 

Orly berusaha mendobrak dan menghancurkan label-label negatif yang sering diberikan kepada perempuan. Di luar itu Orly bermasalah dengan ibunya yang single parent yang sedang berpacaran dengan pria lebih muda. Bagi Orly gaya hidup sang Ibu tidak sesuai dengan umurnya.



Suki (Lutesha)

Seorang perempuan paling cool di antara teman-temannya. Selayaknya anak muda pada umumnya, Suki memiliki krisis kepercayaan diri yang berusaha ia sembunyikan. 

Tetapi krisis kepercayaan dirinya semakin besar seiring dengan sikap orang tuanya yang selalu berpikir negatif padanya.

Demikian sedikit ulasan mengenai film My Generation, semoga bisa mengambil pembelajaran dan nilai-nilai positif  yang disampaikan dalam film ini.


Detail Film My Generation (Crew)
Genre / Jenis Film: Drama
Sutradara Film: Upi
Rumah Produksi Film: IFI Sinema
Distributor Film: -
Penulis Naskah skenario / Novel Film: Upi
Produser Film: Adi Sumarjono
Tanggal Rilis / Tayang Film: 9 November 2017 (Indonesia)
Durasi Film: - menit
Negara asal Film: Indonesia
Bahasa Film: Indonesia

Pemain Film My Generation (Cast)
Lutesha berperan sebagai Suki
Arya Vasco berperan sebagai Konji
Alexandra Kosasie berperan sebagai Orly
Bryan Langelo berperan sebagai Zeke
dan team Crew lainnya

Berikut cuplikan Trailer Film My Generation by Upi production by Ifisinema, Yuk simak trailernya :



Saya memang belum menonton Film My Generation, tapi dengan menonton trailer-nya saja ada gagasan dan pandangan yang disuarakan oleh remaja. Fim My Generation berusaha membuka mata kita sebagai orang tua untuk memahami remaja dari sudut pandang mereka.

Dan Film ini akan segera tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 November 2017 mendatang, Yuk nonton bareng-bareng dibioskop kesayanagan terdekat.

Monday, October 23, 2017

Penggalangan Dana Memberikan 3 Kelebihan Sebagai Berikut!


Banyak orang yang saat ini memiliki pertimbangan dalam melakukan sesuatu sebab memiliki beberapa kecurigaan sebab tidak didasari dengan hal yang kredibilitas dan memang dirasakan percaya dalam melakukannya. 

Salah satunya adalah dalam melakukan sebuah penggalangan dana pastinya ada beberapa hal yang memang akan dirasakan mampu menjadi salah satu kepercayaan tertentu yang akan bisa menjadi pilihan untuk Anda dan orang lain yang mungkin juga akan melakukannya.

Atas dasar beberapa pertimbangan tersebut memang ada beberapa hal yang bisa menjadi suatu pilihan penting dalam melakukan penggalangan untuk dana agar banyak orang yang melakukan sumbangan misalnya saja atas nama organisasi tertentu diantarnya bisa memberikan manfaat atau kelebihan sebagai berikut:

  1. Lebih mudah,

Cara semacam ini memang dirasakan lebih mudah sebab bisa memanfaatkan tenaga banyak orang dan bisa memberikan suatu hal yang bermanfaat dan akan bisa menjadi pilihan tepat dan akan bisa membuat Anda mampu berpikir sebagaimana mestinya. 

Diantaranya adalah dengan cara penggalangan dengan organisasi memang akan terkesan resmi dan akan bisa banyak orang yang lebih mempercayai kredibilitasnya.

  1. Banyak tenaga,

Secara lebih rinci lagi dalam melakukan penggalangan dengan atau atas dasar organisasi tertentu maka kelebihan yang bisa dirasakan lainnya adalah banyak orang yang berkontribusi dan hal tersebut tentu akan bisa menjadi sesuatu yang bisa berguna sebagai suatu tindakan yang banyak orang melakukannya sehingga prosesnya pun bisa lebih cepat.

  1. Kredibilitas,

Anda juga akan bisa merasakan manfaat lainnya yakni bisa merasakan sesuatu yang lebih berguna diantaranya adalah bisa merasakan suatu kredibilitas yang tepat yakni bisa merasakan sesuatu yang memang akan bisa menjadi pilihan tepat. 

Penggalangan dana semacam ini memang kredibilitasnya bisa dirasakan lebih bermanfaat dan lebih bisa memberikan cara yang sesuai. 

Dengan demikian bagi Anda yang memang akan bisa memberikan manfaat yang lebih juga pastinya akan bisa menjadi pilihan tepat dan bisa menjadi salah satu cara donasi pendidikan yang bisa dilakukan. 

Misalnya saja bisa dengan cara suatu organisasi seperti UNICEF yang memang sudah dikenal banyak orang.