Thursday, September 22, 2016

Jangan Jadi Blogger Bila Tujuan yang diberikan Kurang Bermanfaat dan Memberi Pencerahan

Kadang saya menemukan artikel viral di sosial media baik di timeline pribadi maupun grup grup yang isinya cuma link artikel pancingan yang diambil dari situs portal berita populer.

Tapi ketika membuka link yang tentu saja menarik itu berubah yang mengarah ke blog yang bersangkutan tapi isinya sangat dangkal dan kurang begitu bermanfaat.

Isinya Cuma iklan iklan saja apabila diklik akan mendatangkan pemasukan bagi blognya.

Nulis di blog tidak harus panjang panjang. 

Pendek pun bisa  asal ada nilai manfaat bila dibaca seorang pembaca blog.

Tapi yang pendek pun belum memuaskan dan pembaca mencari tempat yang lain

Ibarat rumah makan padang. Bayangkan kedua adalah sama sama blog.

Dan saya mencari menu makan di rumah makan padang yang pertama, disitu menu menunya kurang pas buat saya.

Karena tidak pas saya mencari rumah makan padang lain. Disini apa yang saya butuhkan ada
Dan jadilah saya makan makan ditempat yang kedua hingga kenyang.

Jadi blog yang tidak menyuguhkan sesuatu yang belum bagi pembaca maka akan mencari tempat yang lain.
Kalau seperti rumah makan padang jadilah yang kedua. Menyajikan dengan baik, lengkap dan layanan yang prima.

Bila dikalkulasikan dengan blog buatlah blog dengan suguhan luar biasa, konten yang unik, informasi yang lengkap, dan tentu saja pemilik blog yang ramah adalah kunci blog yang bagus.

Tidak semua blog yang kita buat tidak semuanya bermanfaat.

Sebab, ada banyak blog yang mungkin dikelola. Dan hanya satu atau tiga yang bisa memberi manfaat sisanya tidak.

Ternyata blog dengan profesi di dunia nyata hampir ada kemiripan yang tidak disadari oleh sebagian orang.
Mereka mengira blog adalah alat untuk berbagi, menulis secara online.

Tidak. Blog bila di nalar dengan logika akan ada kemiripan

Misal : blog sama dengan rumah, karena ada yang tidak tahu mau diisi apa? Yang membuat pemiliknya bingung kelimpungan. Rumah juga begitu, jika kita tidak tahu rumah akan diisi apa juga pada bingung.
Blog itu seperti rumah maya di dunia internet. Bila blog gratisan rumah maya kontrakan yang tidak bayar sepanjang masa, tapi bisa saja kita bisa diusir kalau melanggar standar konten yang diberlakukan di rumah maya gratis tersebut.

Contohnya : rumah maya gratisan dari wordpress milik Mukhofas sudah dua kali kena usir (dihapus/suspend)
Tapi berbeda dengan rumah maya yang dikelola sendiri dibangun sendiri dengan sedikit mengeluarkan dana untuk melakukan hal tersebut.

Untuk membangun rumah secara mandiri pun harus mengeluarkan uang bukan?

Rumah maya yang mandiri buatan saya pun begitu. Dengan membeli domain dan hosting lalu menginstall wordpress.org dan akhirnya jadilah rumah baru maya (MukhofasAlfikri.com)

Tentu saja pemiliknya punya tujuan yang beraneka ragam mengapa untuk membuat rumah non kontrakan?
1.    Asset rumah maya yang bernilai jutaan hingga milyaran rupiah di tahun mendatang
2.    Investasi masa depan

Kadang ada juga yang memperlakukan secara salah. Ngeblog hanya menebar hal hal kurang bermanfaat, teror, menumbuhkan kebencian antar manusia, dan sampai membawa persengketaan dan perpecahan bangsa.

Sebaiknya ngeblog yang tidak benar atau cara keliru seminimal mungkin dihindari.
Buatlah rumah maya yang penuh cinta, penuh dengan kasih sayang antara pemilik blog dan pembaca. Jangan jadikan blog seperti kuburan yang yang kering tidak ada suara riuh riuh bahagia

 

About the Author
Mukhofas Al-Fikri seorang Blogger Disabel, Online Publisher, Sosial Media Aktif, Founder BauBlogging.com, Founder Blogger Aktif Menulis, tinggal di Karanganyar
Salam kenal buat pembaca BangOji.net

Seorang INTROVERT yang Menyukai Dunia Blogging Di akhir tahun 2015 samapi dengan sekarang, yang sedang Belajar  Mengenal Dunia Blogging dan Harapan Ingin Menjadi Seorang "Blogger Profesional & Blogger Preneur". (23/8 bangoji.net)

Silahkan Berikan Komentar Relevan Untuk Artikel Ini
¤ Tidak Nyepam
¤ Tidak Promosi
¤ Tidak Menyematkan Link Aktif

Akan dihapus Spam, Promosi dan Link Aktif

*Diperbolehkan Untuk Diskusi dan Sharing Dikolom Komentar
EmoticonEmoticon