Monday, August 22, 2016

Kenapa Guru Dibayar Murah Sedangkan Artis Sinetron Dibayar Mahal?

Tags

 
Belakangan ini kita dihebohkan dengan sebuah Meme “guru dibayar murah” meme ini sempat beredar luas di media sosial pada waktu lalu. Meme ini mendapatkan perhatian ribuan bahkan mungkin puluhan ribu dari masyarakat. Kebanyakan dari respon masyarakat tersebut adalah respon tersebut berupa dukungan dalam “like” dan banyak juga yang melakukan “share” yang merupakan tanda persetujuan dari apa  yang mereka baca atau mereka lihat.

Fakta Tentang Guru Dan Artis Sinetron Yang Jarang Diketahui

1.    Artis sinetron tidak semua dibayar mahal
Artis itu terbagi berbagai macam. Ada yang setiap dia membintangi sinteron dia mendapat peran utama terus, ada yang selalu mendapat peran pembantu dan bahkan juga terdapat yang hanya mendapat peran figuran alias hanya numpang lewat. 

Mereka dibayar sesuai dengan peran yang mereka jalankan, jika hanya figuran mesti mendapatkan bayaran yang murah, sementara jika sudah terkenal mestinya mendapat bayarn yang mahal.

2.    Tidak Semua Guru Dibayar Murah
Guru yang menjadi PNS kira-kira sekarang gajinnya bisa melebihi upah minimum seorang buruh, apalagi kalau menjadi guru private, pastinya akan mendapat bayaran yang murah, atau guru yang bertaraf internasional pasti juga akan mendapatkan bayaran yang mahal.
Sementara untuk guru yang masih honorer pasti akan mendapatkan mendapatkan gaji yang dibawah standar, ini merupakan masa-masa sulit menjadi guru sebelum menjadi PNS.

3.    Tidak Semua Sinetron Merusak Moral
Banyak masyarakat indonesia yang berpendapat kalau sinteron itu buruk, sinetron itu merusak moral, sinetron itu sampah, sinetron hanya membua anak-anak indonesia hancur. Tapi mereka tidak tahu kalau zaman dulu itu sinetron juga ada yang mendidik, contohnya adalah si dul anak skeolahan, kalau anda yang termasuk anak 99an pasti tahu dengan sinetron ini, walaupun untuk sekarang sinetron indonesia isinya memang gak bermutu sih.

4.    Tidak semua guru baik
Pasti kalian tahu masalah jual beli kursi yang sering terjadi di Indonesia, ini terjadi karena ada siswa yang sebenarnya tidak diterima di sekolah tertentu, namun orang tuanya memaksa kepada guru agar bisa memasukan anaknya ke sekolah itu, dengan cara memberikan uang kepada guru tertentu di sekolah itu, dengan ini anaknya bisa bersekolah di sekolah yang diinginkan.

Itulah 4 fakta Mengenai Jawaban dari Pertanyaan artikel ini.

Seorang INTROVERT yang Menyukai Dunia Blogging Di akhir tahun 2015 samapi dengan sekarang, yang sedang Belajar  Mengenal Dunia Blogging dan Harapan Ingin Menjadi Seorang "Blogger Profesional & Blogger Preneur". (23/8 bangoji.net)

9 komentar

seperti lagunya bryan adams : the good and the bad. pasti ada baik dan kurangnya di semua lini. tinggal bagaimana seharusnya pemerintah memperhatikan guru yang hidupnya kurang standar hidupnya. kemudian pemerintah juga harus memfilter sinetron yang tidak bisa jadi tuntunan. pastinya dibawah naungan KPI (meskipun tontonan tersebut masih bergentayangan sekarang ini)

susah mas kalo mengandalkan pemerintah sadar mah,. karena sudah terhasut oleh sistem. seperti yang dijelaskan oleh flat earth ..

Iya mas betul semua soal fakta rahasia yang jarang orang tau.

Kenapa guru dibayar murah tapi artis mahal?
Mungkin karena pendapatan juga kali ya mas. Sekolah kan mendapat pendapatan dari siswanya yang sekolah disana, entah dari pemerintah dapat atau engga saya gak tau. Nah belum lagi untuk uang gedung, kas, kerusakan barang, pemilik, gaji karyawan, dll.

Kalau artis? Mereka pendapatannya ga hanya dari penonton tapi ada yang dari iklan juga. Dan waktu para sinetron jauh lebih banyak, lelah, setiap hari pagi sampai malem dan emang begitu sistem kerjanya.

Walaupun memang lebih bagus guru sih karena baik memberi ilmu sedangkan artis hanya menghibur. Tapi keduanya sama-sama berguna. Kita butuh ilmu, kita juga butuh hiburan melalui media hehe

Begitu sih kalau dari mba Nana :)

willynana.blogspot.com

Mungkin karena lebih dominan adalah sinetron yang tidak mendidik dan guru dibayar mahal, jadi pemikiran yang dia dapat ya itu.

Tapi kalo soal sinetron sekarang saya pikir juga kurang mendidik.
Judul nya saja "super Pub3r" anak sekolah pacaran dll.
Mungkin tak semua juga pesan yang disampaikan negatif.

mulianya menjadi seorang guru teladan.. dulu terbesit keinginan berfrofesi menjadi pengajar, tapi sayangnya berjalannya waktu justru tak terantar menjadi guru.. Guru menurut ku gak perlu dibayar mahal karena memang bukan uang yang memuaskan hidupnya tapi ilmu yang manfaat yang ingin dicapainya.. :D

Intinya, profesi apapun ada baik dan ada buruknya. Guru akan menjadi profesi yang mulia ketika ia memberikan segenap ilmunya dengan tulus kepada murid-muridnya. Artis pun juga merupakan profesi yang mulia ketika ia tak hanya piawai berakting, namun mampu memanfaatkan kepopulerannya untuk berbagi hal-hal positif terhadap masyarakat. Contohnya sosialisasi gaya hidup sehat atau promosi wisata

bener mas. guru adalah seorang pahlawan tanpa tanda jasa . insya allah ilmunya yang telah disampaikan menjadi jaminan kelak ia nanti

wah keinginan mba renny sama dengan keinginan saya dulu pas sekolah smp ingin sekali menjadi seorang guru, tapi dengan seiringnya waktu. ya bgtlah, pernah ngerasain jadi guru TU doang sebentar lagi.

siaran tv sekarang kacau balau mas, hampir disemua stasiun tv pasti ada sinetron atau film tentang cinta, pacaran dan sejenisnya.

yang saya heran kan yaitu pasti ada jalan cinta/pacaran dalam suatu film/sitentron tersebut.

Silahkan Berikan Komentar Relevan Untuk Artikel Ini
¤ Tidak Nyepam
¤ Tidak Promosi
¤ Tidak Menyematkan Link Aktif

Akan dihapus Spam, Promosi dan Link Aktif

*Diperbolehkan Untuk Diskusi dan Sharing Dikolom Komentar
EmoticonEmoticon