Tuesday, August 11, 2015

Ketika Abu Nawas Berdoa Meminta Jodoh

--- Ketika Abu Nawas Berdoa Minta
Jodoh ---

Ada saja cara Abu Nawas berdoa
agar dirinya mendapatkan jodoh dan
menikah. Karena kecerdasan dan
semangat dalam dirinya, akhirnya
Abu Nawas mendapatkan istri yang
cantik dan shalihah.

Sehebat apapun kecerdasan Abu
Nawas, ia tetaplah manusia biasa.
Kala masih bujangan, seperti
pemuda lainnya, ia juga ingin segera
mendapatkan jodoh lalu menikah
dan memiliki sebuah keluarga.
Pada suatu ketika ia sangat tergila-
gila pada seorang wanita. Wanita itu
sungguh cantik, pintar serta
termasuk wanita yang ahli ibadah.

Abu Nawas berkeinginan untuk
memperistri wanita salihah itu.
Karena cintanya begitu membara, ia
pun berdoa dengan khusyuk kepada
Allah SWT.
"Ya Allah, jika memang gadis itu
baik untuk saya, dekatkanlah
kepadaku. Tetapi jika memang
menurutmu ia tidak baik buatku,
tolong Ya Allah, sekali lagi tolong
pertimbangkan lagi ya Allah," ucap
doanya dengan menyebut nama
gadis itu dan terkesan memaksa
kehendak Allah.

Abu Nawas melakukan doa itu setiap
selesai shalat lima waktu. Selama
berbulan-bulan ia menunggu tanda-
tanda dikabulkan doanya. Berjalan
lebih 3 bulan, Abu Nawas merasa
doanya tak dikabulkan Allah. Ia pun
introspeksi diri.
"Mungkin Allah tak mengabulkan
doaku karena aku kurang pasrah
atas pilihan jodohku," katanya
dalam hati.

Kemudian Abu Nawas pun
bermunajat lagi. Tapi kali ini ganti
strategi, doa itu tidak diembel-
embeli spesifik pakai nama si gadis,
apalagi berani "maksa" kepada Allah
seperti doa sebelumnya.
"Ya Allah berikanlah istri yang
terbaik untukku," begitu bunyi
doanya.

Berbulan-bulan ia terus memohon
kepada Allah, namun Allah tak juga
mendekatkan Abu Nawas dengan
gadis pujaannya. Bahkan Allah juga
tidak mempertemukan Abu Nawas
dengan wanita yang mau diperistri.

Lama-lama ia mulai khawatir juga.
Takut menjadi bujangan tua yang
lapuk dimakan usia. Ia pun memutar
otak lagi bagaimana caranya berdoa
dan bisa cepat terkabul.
Abu Nawas memang cerdas. Tak
kehabisan akal, ia pun merasa perlu
sedikit "diplomatis" dengan Allah. Ia
pun mengubah doanya.
"Ya Allah, kini aku tidak minta lagi
untuk diriku. Aku hanya minta
wanita sebagai menantu Ibuku yang
sudah tua dan sangat aku cintai Ya
Allah. Sekali lagi bukan untukku Ya
Tuhan. Maka, berikanlah ia
menantu," begitu doa Abu Nawas.
Barangkali karena keikhlasan dan
"keluguan" Abu Nawas tersebut,
Allah pun menjawab doanya.

Akhirnya Allah menakdirkan wanita
cantik dan salihah itu menjadi istri
Abu Nawas. Abu Nawas bersyukur
sekali bisa mempersunting gadis
pujaannya. Keluarganya pun
berjalan mawaddah warahmah.

(sumber:detikRamadhan)
***

Seorang INTROVERT yang Menyukai Dunia Blogging Di akhir tahun 2015 samapi dengan sekarang, yang sedang Belajar  Mengenal Dunia Blogging dan Harapan Ingin Menjadi Seorang "Blogger Profesional & Blogger Preneur". (23/8 bangoji.net)

Silahkan Berikan Komentar Relevan Untuk Artikel Ini
¤ Tidak Nyepam
¤ Tidak Promosi
¤ Tidak Menyematkan Link Aktif

Akan dihapus Spam, Promosi dan Link Aktif

*Diperbolehkan Untuk Diskusi dan Sharing Dikolom Komentar
EmoticonEmoticon